Share Info Public Cara Jual Beli Rumah Bandung

Share Info Public
Cara Jual Beli Rumah Bandung

rumah jual rumah properti
user-img   



Join: 07:00
Post: 0

  |   75 0   |   13:50 10 Agustus 2022

Cara Jual Beli Rumah Bandung

Di zaman modern ini sekarang ini, urusan jual beli sekarang bisa lebih mudah di banding zaman dulu. Sedang membutuhkan uang atau hendak jual rumah bandung ingin membeli rumah untuk tempat tinggal, dan sekarang sudah banyak channel jual beli rumah bandung baik offline maupun dengan cara online.

Bukan berarti kamu harus langsung lepas tangan untuk urusan jual beli rumah, beli rumah di bandung adalah hal penting yang harus di awasi oleh owner ataupun AJB dengan cermat.

Banyak yang menyarankan untuk meminta bantuan oleh pikhak notaris dalam mengurus dokumen legalitasnya. Tentu saja hal tersebut membutuhkan biaya tambahan untuk nilainya tak tidak sedikit.

Disini ada beberapa tahapan bisa anda pelajari dengan cermat:

 

  1. Meriksa Sertifikat Tanah

Sebelumnya melakukan jual beli rumah tanpa notaris, penjual ataupun pembeli harus di pastikan bahwa tanah tersebut sedang tidak dalam sengketa, tidak dijaminkan kepada bank, dan tidak dalam penyitaan. Pihak yang berwenah untuk memeriksa sertifikat tanah dari rumah yang akan di beli adalah (PPAT) pejabat pembuat akta tanah, nantinya akan mencocokan data dari sertifikat dengan akta tanah yang terdapat di kantor pertanahan.

 

  1. Meriksa Tanda Terima Setoran PBB

Pemilik property wajib membayar (PBB) setiap tahunnya. Pemilik property akan mendapatkan surat tanda terima setoran PBB. Jika kamu mau membeli property, kamu berhak meminta tanda bukti dari pihak pemilik property. Selain memerika sertifikat tanah, PPAT juga akan memeriksa surat tanda terima setoran PBB (STTS PBB) untuk memastikan tanah tidak menunggak pembayaran PBB.

 

  1. Bayar pajak dan biaya pembuatan AJB

Penjual harus bayar pajak penghasilan (PPh) dan pembeli harus bayar bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) dengan keterangan sebagai berikut ini:

Pajak penjual (PPh)= Harga jual x 2,5%

Pajak pembeli (BPHTB)= { Harga rumah di bandung-nilai tidak kena pajak x 5%

Penjual dan pembeli bayar jasa PPAT (Tergantung kesepakatan) 

  1. Pembuatan AJB

Akta dijual rumah di bandung menjadi salah satu dokumen yang menjadi bukti sah peralihan hak tersebut. Proses pembuatan AJB ini di lakukan dihadapan PPAT. Setelah semua biaya jual beli rumah tersebut sudah di bayar lunas oleh pembeli. Berikut adalah dokumen yang harus disiapkan oleh penjual saat pembuatan AJB:

  • KTP
  • NPWP
  • Surat nikah ( jika sudah menikah)
  • Kartu keluarga
  • Surat persetujuan suami/istri ( Surat ini bisa juga dituliskan di akta jual beli)
  • Sertifikat tanah
  • Surat tanda terima setoran PBB asli.

Untuk pembeli siapkan dokumen ini:

  • KTP
  • Kartu keluarga
  • Surat nikah ( jika sudah menikah)
  • NPWP

Setelah semua dokumen diatas sudah dipenuhi, langsung ke kantor PPAT sesuai lokasi dimana propertymu dibeli. Serahkan semua dokumen yang sudah disiapkan, lalu dokumen tersebut akan diperiksa kelengkapan dan keabsahannya sebelum penandatanganan AJB berlangsung. Petugas harus menunggu waktu beberapa hari untuk memeriksa sertifikat tersebut.

  1. Tanda Tangan AJB

Sesudah sertifikat tanah terverifikasi, dan seluruh biaya pajak di bayar maka tanda tangan akta sudah bisa dilakukan. Penjual maupun pembeli wajib hadir dalam proses ini, proses tanda tangan ini harus di hadiri oleh saksi. Biasanya berasal dari kantor PPAT, dua pegawai notaris jika melalui notaris. Setelah AJB di tanda tangani maka transaksi jual beli sudah di nyatakan sah secara hukum.

 

  1. Proses Balik Nama

Setelah tanda tangan AJB, selanjutnya adalah dilakukan balik nama sertifikat kepemilikan dari nama penjual ke nama pembeli. PPAT akan meminta pembeli membuat surat atau dokumen permohonan balik nama. Setelah AJB selesai dibuat. PPAT menyerahkan AJB dan beberapa berkas lainnya:

  • Surat permohonan balik nama
  • Akta jual beli
  • Fotocopi KTP penjual dan pembeli
  • Sertifikat tanah
  • Bukti pembayaran PBB dan BPHTB ke kantor pertanahan jika sudah lunas

Setelah berkas tersebut diserahkan ke kantor pertanahan maka pembeli akan menerima tanda bukti penerimaan, nama penjual akan dicoret dengan tinta hitam dan diberi tanda tangan oleh pihak kantor pertanahan. Sedangkan nama pembeli sebagai pemilik yang baru akan di tulis di halaman dan kolom yang ada pada sertifikat yang akan di tanda tangani pihak kantor pertanahan. Pembeli dapat mengambil sertifikat yang sudah balik nama tersebut bisa menunggu waktu 14 hari.


Belum terdapat komentar untuk thread ini.